Opini Tentang Revisi Nominal UMR

 Oleh    : Muhammad Rafly Fawwaz Ramadhan 170110200028


            UMR adalah standar minimum yang digunakan oleh pemberi kerja dalam pengupahan buruh/pekerja. Tujuan ditetapkannya UMR adalah untuk memastikan supaya para pekerja mendapatkan upah sebagai penghasilan yang layak. UMR yang ditetapkan kepala daerah terdiri dari Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Berdasarkan PP Pengupahan, UMK harus lebih besar dari UMP dan upah minimum ini hanya berlaku bagi karyawan dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Bagaimana penghitungan standar penghasilan yang layak? Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Pengupahan No 78 Tahun 2015 Pasal 4 menyebutkan bahwa penghasilan layak adalah jumlah pendapatan pekerja dari hasil pekerjaannya sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup pekerja dan keluarga secara wajar. 

                Dalam rangka meningkatkan semangat kerja dan kesejahteraan hidup pegawai beserta keluarga, menurut saya merevisi nominal UMR ini sangat dibutuhkan karena dengan adanya pandemi ini masih banyak keluarga yang merasa kekurangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Karena mungkin dari salah satu anggota keluarga mereka ada yang mendapatkan PHK sepihak dari kantornya sehingga keluarganya merasa terbebani. Bila tidak bisa menambah UMR setidaknya pemerintah harus bisa mencari cara lain untuk membantu para pekerja agar bisa menjaga kesejahteraan dari keluarga pekerja. Bukan hanya pemerintah tetapi perusahaan harus sadar diri bahwa tanpa para pekerja suatu perusahaan takkan bisa jalan sehingga perusahaan harus menambah gaji dari para pekerjanya agar para pekerja dapat tetap semangat dalam bekerja apalagi dengan adanya pandemi seperti ini, seharusnya perusahaan jangan sampai mem-PHK para pekerja yang sudah ada sejak lama. Perusahaan seharusnya bisa menyesuaikan masalah yang ada selama pandemi ini dan tidak terlalu fokus pada perusahaan tetapi juga pada para pekerjanya. Pemerintah harus bisa menjaga kestabilan ekonomi yang terjadi di masyarakat seperti kelonjakan harga barang pokok yang tiba tiba, pemerintah harus bisa melakukan hal yang bersifat preventif agar hal tersebut tidak terjadi.

                Sebagai kesimpulan dari teks diatas, bahwa UMR sangat berpengaruh pada semangat dan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Pemerintah harus membantu para pekerja dalam hal kesejahteraan rakyat seperti bantuan sosial dikala pandemi ini, mempermudah dalam pendidikan dari anak-anak para pekerja untuk memajukan masa depan bangsa nanti atau bisa juga menjaga kestabilitasan ekonomi bagi pekerja dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya tetap terjaga di masa pandemi ini. Untuk perusahaan harus tetap bisa menjaga semangat para pekerjanya dengan menambah gaji mereka atau juga bisa memberi bonus bagi pekerja mereka yang lembur untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka dan pekerja bisa tetap semangat kerja didalam perusahaannya. Kalau tidak ada solusi yang didapat makanya semangat para pekerja dan kesejahteraan keluarga mereka menurun dan berdampak pada ekonomi negara.

Komentar

Postingan Populer