BAGAIMANA CARA MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN NEGARA?
Nama : Helena Pelly Rifayani
KEDAULATAN
NEGARA
Kedaulatan negara atau bangsa merupakan kekuasaan mutlak
atau kekuasaan tertinggi untuk penduduk dan wilayah negara tersebut. Kekuasaan
penuh dan tertinggi untuk mengatur sistem pemerintahanya sendiri tanpa campur
tangan oleh negara lain. Dapat dikatakan pula bahwa kedaulatan negara adalah
kekuasaan penuh dan tertinggi dalam suatu negara untuk mengatur seluruh
wilayahnya tanpa campur tangan dari pemerintah negara lain. Kedaulatan Negara juga
dapat diartikan sebagai kekuasaan mutlak atau kekuasaaan tertinggi atas
penduduk dan wilayah bumi beserta isinya yang dipunyai oleh suatu sistem negara
nasional yang berdaulat.
Karakteristik
utama negara-bangsa adalah kedaulatan. Dalam literatur hubungan internasional
kedaulatan negara diartikan sebagai otoritas atau kekuasaan negara tertinggi
yang tunduk kepada batasan-batasan eksternal (Couloumbis & Wolfe, 1990).
Kedaulatan negara merupakan suatu sifat atau ciri hakiki dari suatu negara,
dimana negara tersebut berdaulat, tetapi mempunyai batas-batasnya yaitu ruang
berlakunya kekuasaan tertinggi ini dibatasi oleh batas- batas wilayah negara itu,
diluar wilayahnya negara tersebut tidak lagi memiliki kekuasaan demikian (
Kusumaatmadja, 1982).
Suatu
Negara yang berdaulat tetap saja tunduk pada hukum internasional serta tidak
boleh melanggar atau merugikan kedaulatan negara lain (Rudi, 2002). Kedaulatan
mempunyai sifat-sifat pokok yaitu, asli yang artinya kekuasaan itu tidak
berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. Selanjutnya permanen artinya
kekuasaan itu tetap ada selama negara itu berdiri sekalipun pemegang kedaulatan
sudah berganti-ganti. Yang ketiga tunggal (bulat) artinya kekuasaan itu
merupakan satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam negara yang tidak diserahkan
atau dibagi-bagikan kepada badan-badan lain. Dan terakhir, tidak terbatas
(absolut) artinya kekuasaan ini tidak dibatasi oleh kekuasaan lain. Bila ada
kekuasaan lain yang membatasinya, tentu kekuasaan tertinggi yang dimilikinya
itu akan lenyap (Budiyanto, 2003).
Salah
satu contoh bagaimana kita perlu mempertahankan kedaulatan Negara adalah
seperti kasus yang Indonesia alami mengenai perbatasan wilayah dengan Vietnam.
Indonesia harus berupaya menjaga wilayah perbatasan wilayah perbatasan. Wilayah
perbatasan memiliki nilai strategis bagi Indonesia dalam mendukung keberhasilan
pembangunan. Keberhasilan dalam pembangunan ini merupakan representative dari
nilai kedaulatan sebuah negara. Berawal dari kawasan perbatasan maka akan
mendorong perkembangan ekonomi, sosial budaya dan kegiatan masyarakat lainnya
yang akan saling mempengaruhi antara negara, sehingga berdampak pada strategi
keamanan dan pertahanan negara. Antara Indonesia dan Vietnam pernah terjadi
sengketa mengenai batas landas kontinen. Sengketa perbatasan laut ini
memerlukan perhatian yang serius bagi pemerintah. Kekalahan dalam sengketa
perbatasan laut mempunyai dampak yang luas antara lain: martabat negara
menurun, kerugian di bidang ekonomi, timbul masalah keamanan perbatasan dan
rakyat sangat mungkin tidak terkendali, sehingga dapat menjadi krisis
pemerintahan.
Pada
tahun 2010, 50 % kasus illegal fishing yang ada di Indonesia banyak terjadi di
perairan Natuna, Kepri. Dirjen Pengawasan Sumber Kelautan dan Perikanan hingga
September 2010, DKP sudah menangani 150 kasus illegal fishing di Natuna. Dari
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), hingga akhir agustus 2013 telah
menangkap 17 kapal asing dari Vietnam di perairan Natuna. Dari data tersebut
terlihat bahwa di perbatasan IndonesiaVietnam tepatnya di perairan Natuna
merupakan wilayah yang rawan terjadinya illegal fishing, sehingga memerlukan
penanganan khusus. Illegal Fishing menjadi sebuah masalah penting bagi
pertahanan Negara.
Adanya
permasalahan batas wilayah antara Indonesia dengan Vietnam menyebabkan maraknya
aksi ancaman pelanggaran wilayah kedaulatan (illegal fishing) diperairan
Natuna. Permasalahan perbatasan ini dapat menjadi ancaman terhadap kedaulatan,
warga negara atau penduduk negara, serta wilayah negara Indonesia. Hal ini
menuntut agar pemerintah Indonesia memiliki penanganan yang khusus dalam
menangani masalah ini.
Setiap
negara akan berusaha untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan negaranya, hal
ini di karenakan kondisi pertahanan dan keamanan yang stabil akan mempengaruhi
kemajuan dan perkembangan perekonomian di suatu negara. Pertahanan dan keamanan
perbatasan merupakan salah satu aspek terpenting bagi Indonesia. Perbatasan
memiliki arti penting tidak saja dalam konteks wilayah suatu negara dan
kedaulatan wilayah, juga memiliki fungsi lain yang tidak kalah pentingnya dari
aspek pertahanan dan keamanan. Wilayah perbatasan perlu dijaga eksistensinya bagi
Indonesia, karena keindahan, kekayaan dan keuntungan menjadi batas negara,
sehingga segala upaya untuk mewujudkan eksistensi suatu negara dalam
pemanfaatan sumber daya, kekuatan pertahanan dan keamanan yang diperlukan,
serta bagaimana sumber daya dan kekuatan itu di kelola untuk keperluan
pengelolaan dan pertahanan wilayah perbatasan akan berdampak bagi
terlindunginya kedaulatan, penduduk dan wilayah dari berbagai jenis ancaman.
Bahkan tidak mungkin, dengan tidak terjaganya eksistensi wilayah perbatasan itu
justru akan menjadi ancaman tersediri bagi negara Indonesia kita yang kaya akan
sumber daya.
Komentar
Posting Komentar