SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS
Elvis Tampubolon - 170110200014
Pendahuluan
Dalam seluruh aspek kehidupan, manusia selalu mengambil peran penting dalam perkembangannya dan bahkan menjadi pemeran utama. Demikian pula dalam organisasi. Manusia adalah faktor utama adanya sebuah organisasi. Tumbuh kembang suatu organisasi sangat bergantung kepada kemampuan manusia mengelola seluruh sumber daya yang dimilikinya.
Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia yang baik sangat dibutuhkan. Indikator sumber daya manusia berkualitas dalam organisasi setidaknya meliputi memiliki kompetensi di bidangnya, memiliki keterampilan, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung kesempurnaan produktivitas organisasi. Inilah yang harus disiapkan oleh organisasi dalam pengembangan sumber daya manusianya.
Bagaimana Cara Memperoleh Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Baik?
Terdapat beberapa strategi yang dapat ditempuh oleh organisasi untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusianya. Dalam tahapannya, pengembangan sumber daya manusia dapat direalisasikan melalui pelatihan dan pengembangan sehingga potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap individu dapat berkembang dan bisa berkontribusi secara efektif.
Beberapa strategi tersebut adalah:
1. Visi dan Misi Organisasi yang Jelas
Dengan menegaskan visi dan misi organisasi kepada anggota, maka anggota dapat mengetahui arah dan langkah organisasi dan menentukan sikap untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Penguatan Komitmen Anggota
Pemimpin organisasi harus mampu memastikan bahwa anggota organisasi berkomitmen kepada visi dan misi organisasi.
3. Pelatihan yang Tepat Sasaran
Memberikan pelatihan kepada anggota organisasi yang fokus kepada masalah yang dihadapi oleh organisasi. Pelatihan tersebut harus mengedepankan skill yang dibutuhkan oleh organisasi untuk memecahkan permasalahannya.
4. Pengembangan dan Evaluasi Kerja
Penting untuk membekali anggota organisasi dalam menjalankan tugasnya agar mampu mengerti dan lebih menguasai bidang yang ditanganinya. Kemudian dari pengembangan tersebut, harus ada evaluasi demi melihat apakah motivasi anggota meningkat atau menurun. Ini akan sangat berpengaruh pada proses pencapaian tujuan organisasi.
5. Penilaian Kinerja Anggota
Penilaian ini dapat dilakukan dengan metode pemberian reward and punishment. Bila hasil kerja anggota organisasi dirasa baik, maka perlu diberi penghargaan sesuai dengan hasil pekerjaannya. Namun, bila dirasa buruk, harus diberikan hukuman yang berimbang. Ini akan menjaga setiap anggota untuk tetap di jalur yang benar serta menjadi motivasi untuk semakin produktif.
Komentar
Posting Komentar