PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN

Petra Saprialdi Hulu

170110200075

PERENCANAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DALAM SEBUAH ORGANISASI PUBLIK ATAU SWASTA

Sebelum membahas dan memberikan opini saya terlebih dahulu memberikan pengertian dari sebuah arti perencanaan itu sendiri yaitu ;

Ò  Perencanaan adalah inti manajemen, karena semua kegiatan organisasi yang bersangkutan didasarkan kepada perencanaan tersebut. Dengan perencanaan memungkinkan para pengambil keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka secara berdaya guna dan berhasil guna serta dapat membuat tujuan didalam organisasi tersebut tercapai dan maksimal dengan perencanaan yang sempurna.

Setelah mengetahui pengertian dari perencanaan itu sendiri kita akan langsung ke pengertian menurut para ahli yang arti dari  Perencanaan Sumber Daya Manusia:

 

Ò  Werther & Davis

Human resources planning (HRP) is systematically forcast an organizations future demand for, and supply of employes.

(perencanaan sdm adalah suatu perencanaan yang sistematik tentang perkiraan kebutuhan dan pengadaan tentang tenaga kerja).


Ò  Andrew E. Sikula  (1981:145)

Human reources of manpower planning nas been defined as the process of determining man power requirements and the means for meeting those requirements in the order to carry out the integrated plans of the organization.

( perencanaan sdm atau perencanaan tenaga kerja dapat didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berintegrasi dengan rencana organisasi)

 

Ò  George Milcovich & Paul C Nystrom

Manpower planning is the process ( including forecasting, developing, implementating and controling) by which a firm ensures that is has the rights number of people and the rights places, at the economically most useful.

( perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimlementasian, dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat yang secara ekonomis lebih bermanfaat).

William B. Werther dan Keith Davis

Perencanan SDM adalah proses yang secara sistematis mengkaji keadaan sumber daya manusia untuk memastikan bahwa jumlah dan kualitas dengan ketrampilan yang tepat, akan tersedia pada saat mereka dibutuhkan.

Setelah kita melihat pengertian dari para ahli juga saya menyimpulkan arti dari sebuah Perencanaan Sumber Daya manusia itu sendiri yaitu;

Ò  Perencanaan Sumber Daya Manusia adalah sebuah kegiatan atau aktivitas proses perencanaan yang dilakukan oleh setiap organisasi baik itu organisasi public, maupun organisasi swasta yang dimana prosenya itu untuk menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja di sebuah organisasi pulbik maupun swasta yang didasarkan pada peramalan, pengembangan, pengimplementasian, pengontrolan, pengadaan akan tentang kebutuhan tenaga kerja yang berintegrasi sesuai dengan rencana organisasi itu sendiri secara sistematis agar tercipta nya kesesuaian atau ketepatan jumlah pegawai, penempatan pegawai yang sesuai dengan pekerjaannya serta dapat bermanfaat dengan baik sumber daya manusia itu, sehingga dapat mencapai sebuah tujuan organisasi tersebut.

Setelah sudah mendalami sebuah pengertian selanjutnya saya akan memberikan sedikit opini cara melakukan perencanaan itu sendiri agar pengertian yang disampaikan oleh para ahli dan kesimpulan pengertian yang saya simpulkan tersebut dapat menjadi sebuah kerealitaan dan menjadi pengerak dalam menjalakan Sumber Daya Manusia yang unggul, baik, efektif dan efisien sesuai tempatnya dan yang dapat menghasilkan sebuah hal yang bermanfaat didalam sebuah organisasi yang ingin mencapai sebuah tujuan.

Tahapan untuk melakukan sebuah Perencanaan Sumber Daya Manusia adalah :

1.     Menganalisis Tujuan Organisasi

Dengan mengetahui sebuah tujuan organisasi itu berfokus pada bidang apa akan membuat semakin mudahnya perencanaan itu berjalan dan juga membuat gambaran yang jelas dalam menentukan sebuah pekerjaan yang akan dilakukan organisasi dan yang akan dilakukan oleh pegawainya.

 

2.     Melakukan Investarisasi Sumber Daya Manusia

Setelah mengetahui atau menganalisis tujuan organisasi kita, kemudian adalah  mencatat atau melakukan pendataan dengan mengetahui informasi-informasi tentang sumber daya manusia yang tesedia mulai dari jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, kapasitas dan kemampuan yang dimiliki sumber daya manusia, latar belakang Pendidikan, kinerja dan potensi yang dimiliki setiap sumber daya manusia didalam sebuah organisasi perusahaan atau public. Tetapi ini tidak hanya berlaku untuk mereka atau sumber daya manusia yang berada didalam organisasi melainkan juga berguna untuk mempertimbangkan SDM yang berasal dari luar dalam melakukan perekrutmen karyawan.

 

3.     Perkiraan Permintaan dan Pasokan Sumber Daya Manusia

Setelah Memiliki investaris sumber daya manusia yang lengkap, selanjutnya adalah memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk masa yang akan datang, karena dengan memperkirakan ini kita mengetahui  bahwasannya didalam sebuah organisasi ini diperlukan atau tidaknya peningkatakan produktivitas, penambahan tenaga kerja, pelatihan dan peningkatan keterampilan baru atau juga merekrut potensi potensi baru untuk mengisi pekerjaan-pekerjaan tertentu. Karena akan menghasilkan kelebihan dan kekurangan terhadap sumber daya manusia yang diperlukan organisasi atau perusahaan

 

4.     Memperkirakan Kesenjangan Sumber Daya Manusia

Dengan mempertimbangkan kesenjangan Sumber Daya Manusia dapat memudahkan perencanaan Sumber Daya Manusia itu dapat berjalan dengan baik dan maksimal karena akan memudahkan setiap organisasi atau perusahaan dalam melakukan penambahan atau pengurangan atau sebaliknya melakukan peningkatan pada SDM yang tersedia saat ini untuk menunjang aktivitas kinerja dalam organisasi atau perusahaan.

 

5.     Merumuskan Rencana Tindakan Sumber Daya Manusia

Merumuskan rencana Tindakan sumber daya manusia adalah keputusan dan hasil dari kesenjangan sumber daya manusia itu sendiri didalam organisasi atau perusahaan.

 

6.     Pemantauan, Pengendalian, dan Umpan Balik

Setelah berbagai Langkah dilakukan mulai dari menganalisis sebuah tujuan organisasi, melakukan inventarisasi, peramalaan (perkiraan), memperkirakan kesenjangan, merumuskan rencana tindakan sumber daya manusia, hal selanjutnya adalah melakukan pemantauan, pengendalian, dari seluruh Langkah Langkah dalam melakukan perencanaan sumber daya manusia supaya seluruh hal tersebut dapat berjalan dengan baik dan berjalan dengan efektif.

 

Proses perencanaan SDM untuk masa kini dan masa datang sangat dipengaruhi oleh dua faktor penentu, yakni faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Faktor internal perusahaan seperti adanya karyawan yang memasuki batas usia pensiun, meninggal dunia, keluar/berhenti kerja, rotasi, dan kemungkinan promosi jabatan.

Sedangkan faktor eksternal antara lain ketatnya persaingan bisnis, cepatnya perkembangan teknologi, dan tingkat ketertgantungan (interdependent) antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, serta ketergantungan antara satu Negara dengan Negara lain. Begitu rentannya organisasi/perusahaan yang hidup dan tumbuh di tengah-tengah perubahan yang cepat, sehingga perencanaan SDM mutlak dibutuhkan selaras mengikuti rencana strategi bisnis yang akan diwujudkan

 

Dalam Implementasi organisasi, setelah sebelumnya dilakukan penyesuaian atau pengintegrasian rencana, maka secara operasional perencanaan SDM kita sendiri harus mampu menterjemahkan setiap program yang akan dilakukannya dan meyakinkan bahwa semua renvana SDM tidak akan berbenturan dengan perencanaan secara keseluruhan.

Dalam menentukan kemajuan dan keefektifan dan keefisiennya sebuah perencanaan itu sendiri sedikitnya ada 4 aspek dalam perencanaan SDM sebagai berikut:

a.     Proyeksi jumlah karyawan yang dibutuhkan  (forecasting of employess)

b.     Identifikasi SDM yang tersedia dalam organisasi ( human resource audit)

c.     Analisis keseimbangan penawaran dan permintaan (demand and suplay analysis)

d.     Program aksi (action program)

Dalam Perencanaan Sumber Daya Manusia ini sangat diperlukan pengontrolan pengimplementasi, pengawasan yang efektif dan efisien supaya seluruh kegiatan yang akan dilakukan demi menjunjang perencanaan Sumber Daya Manusia yang efektif dan efisien demi menunjang produktivitas organisasi ataupun perusahaan.

Perencanaan Sumber Daya Manusia yang baik juga menurut saya selain yang saya paparkan diatas dan itu menurut beberapa alih adalah dengan cara menjamin seluruh kegiatan manajemen sumber daya manusia itu aman dan terkendali karena dengan manajemen yang baik dan terkendali semuanya akan berjalan dengan sangat sangat membantu pelaksanaan tujuan didalam organisasi atapun perusahaan, serta perencanaan yang efektif dan efisien dengan memberikan jaminan yang bagus setelah melakukan segala perihal yang dilakukan karyawan dalam meningkatkan pengembangan didalam organisasi ataupun perusahan karena dengan memberikan seperti pelatihan, awards, manajemen potensi karyawan, pengoptimalisasian karyawan itu dpat meningkatkan segala kefektifitasan seluruh Perencanaan Sumber Daya Manusia didalam organisasi ataupun perusahaan dan itu dapat menciptakan sebuah sumber daya manusia yang unggul karena dengan menjamin beberapa keuntungan dan benefit yang saling menguntungkan itu. Perencanaan atau manajemen sumber daya manusia juga harus berkomunikasi dengan baik dan berjalannya seluruh rangkaian kegitan organisasi ataupun perusahaan harus dimulaai dengan sebuah komunikasi yang baik itu antara karyawan dalam dengan inti sebuah organisasi itu, kemudian karyawan tetap didalam organisasi ataupun perusahaan ditetapkan didalam sebuah posisi yang sesuai dengan kemampuannya untuk menunjang pengembangan sumber daya manusia, mekatih mereka yang memiliki kemampuan lebih dengan pelatihan pelatihan yang disediakan oleh organisasi atau perusahaan dengan berbagai cara diatas, kaderisasi, pengembangan, pelatihan, pelatihan pemikiran inovasi, pemikiran yang relative unggul, pemikiran yang melaju kemasa depan, penganalisisan akan suatu (kebutuhan,data,informasi), pengontrolan, peramalan, penindakan, pengawasan, pengimplentasian, inventarisasi sumber daya manusia, menetapkan berbagai alternatif yang dapat menempuh segala perencanaan sumber daya manusia yang efektif, menempatkan segala kualitas dan kuantitasnya sumber daya manusia ditempat yang tepat serta pengevaluasian yang bijaksana dalam melakukannya dengan demikian seluruh kegiatan dari sebuah perencanaan sumber daya manusia itu dapat berjalan dengan maksimal dan menghasilkan sebuah sumber daya yang unggul dan seluruh target, tujuan dan keinginan yang ingin dicapai didalam sebuah organisasi atau perusahaan akan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Sekian dan terima kasih.


 

Komentar

Postingan Populer