Perencanaan Sumber Daya Manusia yang Baik
Menurut
Samsudin (dalam Dr.
H. Sutadji, 2010),
Sumber
daya manusia sangatlah berkaitan erat dengan sebuah organisasi maupun
perusahaan, karena seperti yang kita ketahui bahwa manusia merupakan
satu-satunya makhluk yang memiliki akal budi dan dapat berpikir, sehingga sumber
daya manusia peranannya tidak dapat tergantikan oleh apapun. Supaya sebuah organisasi
atau perusahaan dapat berjalan dan mencapai tujuannya dengan baik, maka
diperlukan sumber daya manusia yang tugasnya adalah melakukan keterampilan dan pengelolaan
secara bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Sumber daya manusia yang
dimaksud bukan sembarangan sumber daya manusia, melainkan sumber daya
manusia yang berkompeten tinggi, memiliki etos kerja yang bagus, serta terampil
dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Maka dari itu, diperlukan cara untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada sebuah organisasi atau
perusahaan, sehingga sumber daya manusia yang digunakan efektif dan optimal.
Menurut saya, cara yang dapat dilakukan yaitu yang pertama adalah memberikan penghargaan/reward kepada karyawan yang mempunyai kualitas kerja baik. Adanya penghargaan kepada karyawan yang memiliki kinerja kerja yang baik dapat memberikan rasa bahagia, serta dapat memacu semangat kerja yang lebih kepada karyawan di perusahaan tersebut untuk meningkatkan kualitasnya sehingga termotivasi untuk dapat penghargaan yang lebih lagi. Selain itu, hal tersebut juga dapat memberikan motivasi kepada karyawan-karyawan yang lainnya untuk bekerja lebih maksimal sehingga bisa mendapatkan penghargaan.
Cara yang kedua, yaitu dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang mendukung untuk karyawan bekerja. Dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang baik, maka setiap karyawan pada sebuah organisasi atau perusahaan akan lebih nyaman dalam bekerja dan lebih fokus untuk menjalankan tugas-tugasnya. Dengan optimalnya kinerja setiap karyawan, maka tujuan sebuah perusahaan atau organisasi akan lebih cepat tercapai, dan akan lebih maksimal.
Cara yang ketiga, yaitu dengan melakukan pengawasan kerja oleh atasan. Pengawasan dilakukan agar karyawan dapat melakukan pekerjaannya secara maksimal, atau dengan kata lain tidak setengah-setengah. Kebanyakan para karyawan pada sebuah perusahaan bekerja hanya saat diawasi oleh para atasannya. Oleh sebab itu, pengawasan yang lebih intensif, serta pemantauan progres kerja perlu dilakukan oleh para atasan terhadap karyawannya.
Cara yang terakhir, yaitu dengan melakukan seleksi dalam memilih Sumber Daya Manusia (SDM) baru untuk bekerja pada sebuah perusahaan. Seleksi dilakukan agar kemampuan yang dimiliki oleh seorang karyawan dapat dipertanggung jawabkan, sehingga pekerjaan yang dilakukan benar-benar mereka dapat kerjakan sesuai dengan keahliannya masing-masing. Seleksi yang ketat juga diperlukan untuk mencegah penggunaan orang dalam perusahaan yang biasanya ditugaskan untuk mempermudah seseorang masuk untuk bekerja dalam sebuah perusahaan.
Daftar Pustaka
Dr. H. Sutadji, S. P. D. S. F. M. S. (2010). Perencanaan
dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Deepublish.
https://books.google.co.id/books?id=UUQ6DAAAQBAJ
Komentar
Posting Komentar