Putri Nurul Fadhila - PERENCANAAN KEBUTUHAN DALAM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
Penulis : Putri Nurul Fadhila (170110200016)
Di
dalam suatu perusahaan atau organisasi memerlukan asset yang sangat penting
untuk menghidupkan dan menjalankan perusahaan atau organisasi tersebut. Asset
tersebut adalah sumber daya manusia dan perlu dikelola dengan baik dan benar
sehingga dapat berdampak baik pada perusahaan atau organisasi tersebut.
Potensi sumber daya manusia bisa
dikembangkan melalui manajemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya
manusia (human resources management)
adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, dan pengelolaan individu anggota
organisasi atau perusahaan. Peningkatan potensi sumber daya manusia ini akan
tercapai apabila pihak organisasi atau perusaahan dapat memenuhi kebutuhan
anggotanya. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam perencanan kebutuhan
peningkatan sumber daya manusia, antara lain:
1. 1. Melakukan
perekrutan sesuai dengan kebutuhan suatu perusahaan atau organisasi. Rekrutmen adalah proses menarik, skrining,
dan memilih orang yang memenuhi syarat pekerjaan. Sebelum dilakukan rekrutmen
ini, pihak perusahaan atau organisasi perlu menentukan kualifikasi atau standar
yang sesuai dengan tujuan perusahaan atau organisasi. Sehingga saat proses
rekrutmen dibuka, tidak sembarangan orang yang mendaftar. Serta proses
perekrutan harus dilaksanakan secara transparan untuk menghindari konflik yang
akan terjadi.
2. 2. Menganalisis
potensi yang dimiliki anggota. Pendataan potensi perlu dilakukan dan
didiskusikan dengan baik. Agar potensi yang dimiliki setiap anggota tidak
terbuang sia-sia. Selain itu, dengan menganalisis potensi anggota dan
menempatkan mereka pada jabatan yang sesuai mampu memberikan kenyamanan dan
semangat bagi mereka untuk bekerja.
3. 3. Melakukan
pengawasan dan mengadakan evaluasi rutin pada kinerja anggota. Melalui
pengawasan dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan kinerja nggota. Dari hasil
pengawasan tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi, seperti mempertahankan
kinerja yang membawa keuntungan dan mengganti, memberi fasilitas atau pelatihan
untuk menutupi kekurangan kinerja anggota. Evaluasi juga perlu dilakukan dengan
rutin seperti sebulan sekali atau setahun sekali.
4. 4. Memberikan
reward dan punishment pada anggota. Reward
dan punishment adalah hal yang
dipakai oleh HRD dalam menggerakkan anggota untuk bekerja bersama di perushaan
atau organisasi. Memberikan reward seperti penghargaan, insentif, kenaikan
jabatan, atau liburan pada anggota yang kinerjanya bagus. Menjadikan anggota
tersebut merasa dihargai dan semakin termotivasi. Sedangkan punishment
diberikan pada anggota yang memiliki kesalahan atau kinerja yang buruk, seperti
memberlakukan denda jika anggota datang terlambat. Sehingga memicu anggota
untuk meminimalisir kesalahannya.
Komentar
Posting Komentar