PERENCANAAN KEBUTUHAN DALAM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
by : Dewi Roro Arum H. C. - 170110200023
PERENCANAAN KEBUTUHAN DALAM PENINGKATAN SUMBER DAYA
MANUSIA
Dalam suatu organisasi atau kelompok,
diperlukan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor yang berperan sebagai
pelaksana kegiatan dalam mencapai suatu tujuan. Sumber daya manusia yang
dibutuhkan tentunya harus memiliki kualitas yang baik pula. Kualitas di sini
dapat terlihat dari kinerja dan produktivitas anggota yang tinggi. Dalam
era globalisasi, persaingan sumber daya manusia pun semakin meningkat. Oleh karena
itu, diperlukan pengembangan atau peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan
kualitas sumber daya manusia juga dipengaruhi oleh kegiatan manajemen sumber
daya manusia yang baik dan benar. Manajemen sumber daya manusia merupakan upaya
atau cara mengelola sumber daya dalam suatu organisasi khususnya dalam aspek
tenaga kerja atau manusia secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan dari
organisasi atau kelompok.
Peningkatan
kualitas sumber daya manusia dapat tercapai apabila kebutuhan sumber daya
manusia dalam suatu organisasi terpenuhi. Ada beberapa hal yang diperlukan
dalam perencanaan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia, di antaranya:
1. Dalam
bidang pendidikan. Pendidikan merupakan penyokong utama terhadap kualitas
seorang pekerja. Yang masih menjadi masalah dalam hal ini, yaitu masih
terlihatnya ketimpangan pengembangan SDM di Indonesia antar satu daerah dengan
daerah lainnya. Hal ini merupakan anak dari faktor pemerataan pendidikan yang
belum merata di Indonesia, contohnya seperti fasilitas juga faktor dari tenaga
didik. Jadi hal utama yang perlu dievaluasi adalah pemerataan pendidikan untuk
kualitas sumber daya manusia yang lebih tinggi.
2. Selain
pendidikan formal, juga ada pendidikan non-formal seperti pelatihan yang dapat
diikuti oleh masyarakat guna meningkatkan skill yang dimiliki sehingga
dapat membantu dan berkontribusi dalam memajukan suatu organisasi atau perusahaan.
Skill yang dimaksud dalam hal ini dapat berupa soft skill yang mendasari
masing-masing individu dalam melaksanakan pekerjaannya di masing-masing bagian
dalam organisasi atau perusahaan.
3. Dalam
proses pengembangan sumber daya manusia dalam suatu organisasi diperlukan juga
pemimpin yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap anggotanya. Dalam menjalankan
kegiatan pemenuhan tujuan, anggota tentunya memiliki kemungkinan beberapa
keluhan yang dirasakan, maka sebagai pemimpin, keluhan anggota tersebut perlu
diperhatikan dengan memfasilitasi sistem konsultasi dengan anggota yang
memiliki keluhan tersebut dan juga pemberian motivasi kerja yang dapat
mendorong anggota kembali bersemangat dalam meningkatkan kinerja dan merasa nyaman
dalam melakukan kegiatan dalam suatu organisasi.
Referensi
Ruhana, I. (2012). Pengembangan kualitas sumber daya manusia vs daya saing global. PROFIT: Jurnal Administrasi Bisnis, 6(1).
Sakban, S., Nurmal, I., & Ridwan, R. B.
(2019). Manajemen sumber daya manusia. Alignment:
Journal of Administration and Educational Management, 2(1), 93-104.
Komentar
Posting Komentar