PERENCANAAN DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Nama : Riantiarni Rahmawati Ningrum
NPM : 170110200015
"Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses dimana sebuah kebijakan dan pelatihan untuk memenuhi kebutuhan karyawan atau aspek yang termasuk dalam sumber daya manusia, seperti posisi manajemen, rekrutmen, seleksi, pelatihan, kompensasi dan evaluasi kinerja karyawan.” –Rianti
Dalam mengembangkan sumber daya
manusia seorang pekerja atau karyawan di sebuah perusahaan, orang tersebut
dapat dilatih terlebih dahulu sebelum bekerja dalam perusahaan. Tujuannya untuk
mengembangkan individu dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan
sikapnya. Jika karyawan perusahaan tidak sesuai bekerja dengan minatnya dan
tidak memiliki keahlian khusus, maka perusahaan tidak akan dapat berkembang
secara normal. Melalui pelatihan ini, perusahaan juga dapat menggali potensi
karyawan dengan melatih karyawan tersebut. Menurut pendapat saya, setiap
perusahaan harus mengadakan pelatihan khusus terlebih dahulu untuk meningkatkan
kualitas karyawannya.
Pembinaan
karyawan juga sangat penting dalam sebuah perusahaan. Hal seperti ini juga
dapat menjadi salah satu strategi yang tepat untuk pengembangan sumber daya
manusia di suatu perusahaan, sehingga sumber daya manusia yang dihasilkan
melalui pembinaan semacam ini akan lebih berkualitas. Pelatihan sumber daya
manusia di perusahaan tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas
karyawan, tetapi juga agar karyawan memahami mengapa ada aturan di perusahaan,
termasuk bagaimana karyawan mematuhi SOP perusahaan.
Hal
yang tidak kalah pentingnya yaitu berikan kesempatan kepada setiap karyawan
untuk membagikan ide-ide mereka, yang akan mendorong perkembangan perusahaan.
Dengan cara ini, karyawan perusahaan akan memberikan kontribusinya sendiri
kepada perusahaan. Ini juga akan membuat karyawan merasa lebih berharga dan
membuat mereka lebih berkembang agar tidak selalu harus mendengarkan arahan
seorang pimpinannya.
Manajer Bar Racuni Karyawan Honorer yang Kerja Tak
Becus
Jakarta
- Manajer bar ini mengambil langkah ekstrem ketika kerja salah satu karyawan
dianggap tidak sesuai. Bukannya memecat karyawan itu, ia justru meracuninya!
Menurut
pengakuan pada polisi, manajer merasa tidak puas dengan kerja pelan seorang
pekerja paruh waktunya. Rocketnews24 menyebut pekerja itu merupakan mahasiswa
berusia 20 tahun.
Sang mahasiswa kemudian makan rice bowl yang diberikan manajer dan pulang ke rumah untuk tidur. Keesokan paginya ia merasa sangat pusing dan tidak bisa melakukan apapun. Sampai akhirnya ia di bawa ke rumah sakit dengan ambulan dan mengalami masa pemulihan selama satu minggu.
Menurut
saya, didalam kasus ini salahnya terdapat pada seorang manajer bar nya.
Seharusnya jika pekerjaan seorang karyawan tidak memuaskan ada baiknya
diberhentikan atau diberi evaluasi terlebih dahulu jangan langsung kesal dan
main hakim sendiri. Lalu, sebaiknya dalam sebuah bar, harus mengadakan training
dahulu untuk karyawan yang baru masuk. Mungkin kasus ini terjadi akibat pada
saat recruitment, pihak manajer tidak memberikan training untuk beberapa minggu
dahulu dan tidak memberikan pelatihan dahulu. Padahal hak seorang manajer
sendiri jika tidak puas dengan hasil kerja karyawan bisa mengeluarkannya untuk
tidak bekerja lagi, bukannya menyakiti seorang karyawannya.
SUMBER BERITA
Safira,
Maya. (2017, Mei 14). Manajer Bar Racuni
Karyawan Honorer yang Kerja Tak Becus. Diakses pada 2021, Februari 21.
Komentar
Posting Komentar