MAKSIMALISASI TEPAT GUNA PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA

Opini Mengenai Perencanaan Kebutuhan SDM yang Baik


Nama                     : Vandita Kusumawardaya

NPM                      : 170110200056

Dosen Pengampu  : Dra. Neneng Weti Isnawaty, M.Si.

Prodi                      : Administrasi Publik

Kelas                     : B


Semua organisasi harus dapat menentukan masa depannya dengan berbagai rencana yang relevan, sesuai, dan dapat diadaptasi dengan tuntutan zaman. Pada era seperti sekarang ini, masa depan sangat sulit diprediksi karena perubahan yang terjadi begitu cepat. Pada kondisi di ranah dan lingkungan bisnis yang kompetitif, kehidupan organisasi dituntut untuk dapat terus bergerak mengikuti arus perubahan yang sangat cepat dan masif.


Dalam konteks ini, perencanaan SDM menjadi lebih penting bagi perusahaan karena adanya begitu banyak bentuk perubahan. Baik perubahan di lingkungan sosial, perubahan globalisasi, kemunculan berbagai bentuk teknologi baru, serta proses restrukturisasi organisasi yang selalu melatarbelakangi jalannya sistem kehidupan organisasi.


Menurut saya, terdapat lima poin syarat utama yang harus diperhatikan untuk dapat membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, antara lain :

  1. Harus bisa mengetahui secara jelas masalah apa yang sedang atau akan dialami atau direncanakan oleh sebuah organisasi
  2. Harus mengumpulkan dan menganalisis beberapa informasi mengenai SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap
  3. Harus memiliki pengalaman dan pandangan yang luas dengan segala hal yang berkaitan dengan proses dan sistem Analisis Pekerjaan (Job Analysis), keadaan organisasi, dan persediaan SDM yang mempuni
  4. Harus aktif dan peka dalam membaca situasi SDM saat ini dan perkiraan di masa mendatang
  5. Harus mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi di masa yang akan datang
  6. Harus mengetahui secara luas berbagai bentuk peraturan dan kebijakan pemerintah yang sedang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan


Setelah mempelajari dan menguasai 5 poin syarat utama di atas, kita dapat mencoba eksekusi, dalam rangka menentukan empat langkah di bawah untuk dapat melakukan perencanaan kebutuhan SDM yang baik, di antaranya ialah :

1. Berapa proyeksi jumlah karyawan yang dibutuhkan (Forecasting of Employees)

Memperkirakan estimasi jumlah SDM yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan sebuah organisasi dengan tepat guna dan kebermanfaatan yang maksimal sesuai dengan tugas-tugas yang ada di dalam organisasi tersebut.

2. Melakukan identifikasi SDM yang tersedia dalam organisasi (Human Resource Audit)

Mengidentifikasi kriteria SDM seperti apa yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi untuk menunjang keberlangsungan pengembangan organisasi itu sendiri. Kepribadian, kemampuan, serta latar belakang SDM yang berbeda-beda, membuat suatu organisasi harus dapat membuat spesifikasi inti yang diperlukan demi kemajuan organisasi.

3. Melakukan analisis keseimbangan penawaran dan permintaan (Demand and Supply Analysis)

Bagaimana caranya mengkomunikasikan beberapa aspek penting antara organisasi dan SDM nya. Keseimbangan antara penawaran, permintaan, dan pengurangan jumlah SDM berdasarkan kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan, dapat meningkatkan mutu sebuah organisasi supaya dapat berjalan dan memaksimalkan kemampuan individu dengan tepat guna. 

4. Menjalankan program aksi (Action Program)

SDM kemudian akan mulai melaksanakan tugasnya sesuai dengan jobdesc masing-masing. Pada saat inilah, ilmu MSDM dapat digunakan menjadi teori dasar dan landasan utama dalam perencanaan mutu SDM yang baik. Bagaimana cara membangun ikatan yang baik antar individu dalam sebuah organisasi, memperhatikan dan menilai kinerja antar individu, serta membangun jalan komunikasi terbuka antar individu di dalam suatu organisasi, baik itu organisasi publik atau privat.

5. Melakukan evaluasi hasil (Evaluation of Results)

Tahap akhir dari proses perencanaan SDM adalah mengevaluasi hasil. Pada tahap ini, organisasi perlu memeriksa apakah perusahaan sudah berhasil menghindari terjadinya kekurangan atau kelebihan tenaga kerja. Sebagai metode pembelajaran dan tolok ukur untuk sebuah organisasi dalam usaha meningkatkan kinerja perusahaan, baik privat maupun publik. Penting juga bagi organisasi untuk dapat menentukan komponen yang spesifik dari proses perencanaan SDM ini, yang nantinya akan berkontribusi dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan atau kegagalan sebuah organisasinya.


Organisasi yang mempekerjakan orang-orang untuk mencapai tujuan dalam menyediakan SDM pada era global, baik untuk masa sekarang maupun untuk berbagai proyek di masa datang, tidak dapat mengesampingkan fenomena perubahan lingkungan bisnis yang tentatif dan turbulen seperti saat ini. Keberlangsungan dan eksistensi organisasi yang hidup, tumbuh, dan berkembang di tengah-tengah lingkungan bisnis yang kompetitif memerlukan SDM yang berkualitas dalam proses implementasinya. Dalam era teknologi dan informasi, tuntutan kualitas SDM harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi terutama dalam hal kualitasnya. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Karena, kemajuan dan kecanggihan teknologi yang tidak diimbangi dengan ketersediaan dan kebermanfaatan SDM yang mempuni dalam mengoperasikan peralatan modern yang dimiliki oleh suatu organisasi, maka hal itu akan sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan sebuah organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah dicanangkan dan ditetapkan dari awal. Cepat atau lambat, minimnya SDM baik secara kuantitas maupun kualitas dalam suatu organisasi akibat salah dalam prosedur dan cara perencanaan kebutuhan SDM yang baik, dapat menghambat kecepatan dan ketepatan pencapaian tujuan organisasi di masa yang akan datang


 


Sumber : 


https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-perencanaan-sdm-sumber-daya-manusia-tahapan-perencanaan-sdm/


https://journal.uny.ac.id/index.php/informasi/article/view/6197

Komentar

Postingan Populer